ALVALAB Tawarkan One Stop Service untuk Industri Sawit

By Redaksi Sawit Indonesia, 25 September 2025

Industri sawit Indonesia terus berkembang dan membutuhkan dukungan laboratorium pengujian yang andal, akurat, serta berstandar internasional. Menjawab kebutuhan tersebut, ALVALAB hadir memantapkan perannya sebagai penyedia layanan laboratorium terpadu (one stop service) dengan jangkauan luas, tidak hanya untuk kelapa sawit dan turunannya, tetapi juga sektor pangan dan minuman.

“ALVALAB hadir sebagai One Stop Service dengan peralatan lengkap dan metode terkini yang terus dikembangkan sesuai perkembangan zaman,” ujar Jonathan A. Widakdo, Head of Business Development ALVALAB, saat ditemui Sawit Indonesia di Borneo Forum 2025.

Salah satu keunggulan utama ALVALAB adalah penerapan Laboratory Information Management System (LIMS). Sistem ini memungkinkan pengguna memantau perkembangan sampel secara real time, mengetahui estimasi waktu penyelesaian, hingga mengunduh Certificate of Analysis (COA) secara langsung.

“LIMS memiliki dua fungsi. Pertama sebagai sistem tracking, kedua sebagai bank data yang bisa diakses langsung oleh user. Jadi kerahasiaan data pun sangat terjamin,” jelas Jonathan.

Didirikan sejak 1997, ALVALAB awalnya hanya melayani kebutuhan internal uji minyak atsiri dan rempah-rempah. Hingga kemudian pada 2020, ALVALAB mulai membuka layanan eksternal, terkoneksi dengan sistem LSP pada 2021, dan memperoleh akreditasi ISO 17025 serta KAN pada 2022.

Diindustri sawit, ALVALAB mampu melakukan pengujian berbagai kebutuhan, mulai dari CPO, PKO, UCO, POME, pupuk, tanah, daun, hingga air boiler maupun air demineralisasi.

“Kebutuhan laboratorium di sawit sangat besar. Kalau di Kalimantan sendiri, rata-rata hanya terbatas pada uji tanah dan daun. Sedangkan kami menawarkan cakupan yang jauh lebih luas, mulai dari Lampung sebagai lokasi pusat laboratorium, hingga drop point ALVALAB di Jakarta, Surabaya, dan Pontianak. Jadi user dari Sabang sampai Merauke bisa menjangkau layanan kami,” ungkap Jonathan.

Selain pengujian, ALVALAB juga memberikan layanan konsultasi gratis bagi pengguna yang masih membutuhkan panduan dalam menentukan parameter uji.

Sebagai perusahaan penyedia layanan laboratorium berstandar internasional, ALVALAB menempatkansustainability sebagai nilai utama dengan menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle.

“Kami menggunakan panel surya untuk operasional, menerapkan sistem paperless melalui LIMS, serta mengolah limbah laboratorium bekerjasama dengan bank sampah. Semua ini sejalan dengan tuntutan traceability dan keberlanjutan di industri sawit,” kata Jonathan.

Inovasi dan arah ke depan

Tahun ini, ALVALAB meluncurkan climatic chamber untuk shelf life test, yang bisa menguji daya tahan produk, seperti minyak goreng kemasan. Selanjutnya, ALVALAB tengah mempersiapkan penggunaan LC-MS/MS untuk pengujian residu pestisida pada produk pangan.

“Kami menjamin akurasi 99,5 persen dengan metode terbaru yang telah terakreditasi. Selain itu, kami berani berkomiten pada ketepatan waktu: 5–7 hari untuk analisis normal, atau–3 hari untuk layanan ekspres. Semua proses dapat dipantau secara transparan melalui LIMS,” tegas Jonathan.

Dengan kombinasi akurasi tinggi, kepastian waktu, digitalisasi, dan komitmen keberlanjutan, ALVALAB optimis dapat menjadi mitra strategis industri sawit nasional dalam memperkuat daya saing ekspor dan keberlanjutan.

News Link:

https://sawitindonesia.com/alvalab-tawarkan-one-stop-service-untuk-industri-sawit/2/

Share: